Ahmad Dhani Hampir Diusir gegara Interupsi Ariel–Judika dalam Rapat di DPR

Jakarta – Suasana rapat dengar pendapat (RDP) initogel di Komisi X DPR RI yang biasanya berlangsung serius mendadak menjadi ramai dan penuh sorotan publik. Hal ini terjadi setelah musisi sekaligus politisi Ahmad Dhani hampir diusir dari ruang sidang karena interupsi yang ia lontarkan saat dua penyanyi papan atas, Ariel Noah dan Judika, tengah menyampaikan pandangan mereka.

Latar Belakang Rapat

Rapat tersebut digelar untuk membahas isu penting terkait perkembangan industri musik nasional, termasuk soal regulasi royalti, perlindungan karya cipta, dan kesejahteraan musisi di Indonesia. Sejumlah nama besar dari kalangan seniman hadir, mulai dari Ariel Noah, Judika, Once Mekel, hingga beberapa perwakilan asosiasi musik.

Komisi X DPR memang kerap melibatkan praktisi dan tokoh-tokoh seni dalam rapat dengar pendapat, dengan tujuan agar kebijakan yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan industri. Namun, kehadiran Ahmad Dhani yang kini juga aktif sebagai politisi menambah sorotan media.

baca juga: bp-haji-sah-jadi-kementerian-menag-harap-penyelenggaraan-haji-lebih-baik

Momen Interupsi Ahmad Dhani

Ketegangan muncul ketika Ariel Noah dan Judika secara bergantian memberikan masukan terkait tata kelola royalti musik di era digital. Keduanya menekankan pentingnya transparansi, sistem yang adil, serta regulasi yang bisa melindungi hak musisi agar tidak dirugikan oleh platform digital maupun pihak ketiga.

Namun, saat Ariel baru saja menyelesaikan penjelasannya dan Judika bersiap melanjutkan, Ahmad Dhani tiba-tiba mengangkat tangan dan memotong pembicaraan. Dengan nada lantang, Dhani menyampaikan bahwa ada poin penting yang menurutnya terlewat dan harus segera dibahas, yakni soal keberpihakan pemerintah terhadap musisi senior yang kontribusinya besar tapi sudah tidak lagi produktif.

Interupsi tersebut membuat suasana rapat menjadi gaduh. Beberapa anggota dewan terlihat mencoba menenangkan Dhani, sementara sebagian yang lain meminta agar jalannya sidang kembali sesuai aturan. Bahkan sempat terdengar arahan dari pimpinan sidang agar Ahmad Dhani menahan diri, kalau tidak, terpaksa akan dikeluarkan dari ruang rapat.

Respons Ariel dan Judika

Ariel tampak tenang menghadapi situasi itu. Ia hanya tersenyum tipis dan memilih menunggu hingga suasana kondusif. Sementara itu, Judika terlihat agak kaget dengan interupsi yang muncul tiba-tiba, namun ia tetap menghormati proses sidang dengan memberi kesempatan kepada pimpinan rapat untuk mengatur jalannya diskusi.

“Semua masukan tentu penting, tapi kita kan ada tata tertib. Lebih baik disampaikan saat giliran agar pembicaraan bisa tertata,” ujar salah satu anggota Komisi X yang turut menegur.

Hampir Diusir dari Ruangan

Momen paling menegangkan terjadi ketika pimpinan sidang dengan tegas memperingatkan Ahmad Dhani. Ia diminta menahan diri dan menghormati giliran bicara. “Kalau tidak, kami terpaksa meminta Saudara keluar dari ruangan,” kata pimpinan sidang dengan nada serius.

Mendengar peringatan tersebut, Dhani akhirnya memilih duduk kembali dan menahan diri. Meski demikian, raut wajahnya menunjukkan ketidakpuasan. Ia sempat menegaskan bahwa dirinya hanya ingin memperjuangkan hak-hak musisi agar tidak dilupakan negara.

Reaksi Publik dan Media

Insiden ini langsung menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak netizen yang menilai sikap Ahmad Dhani sebagai bentuk keberaniannya dalam menyuarakan isu penting. Namun tak sedikit pula yang menilai tindakannya kurang etis karena dianggap tidak menghargai jalannya rapat dan pembicara lain.

“Setiap orang punya hak bicara, tapi ada waktunya. Kalau interupsi terus, rapat nggak akan selesai,” tulis seorang warganet di Twitter.
“Salut sama Dhani yang mau bela musisi senior. Tapi caranya harus lebih elegan, jangan sampai bikin gaduh,” komentar warganet lainnya.

Penutup

Meski hampir diusir dari ruang rapat, Ahmad Dhani tetap menegaskan bahwa perjuangannya tidak lain demi kepentingan para musisi. Ia berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kesejahteraan seniman, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun dari panggung hiburan.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa diskusi formal di DPR memang memerlukan disiplin dan penghormatan terhadap aturan sidang. Namun di sisi lain, keberanian menyuarakan aspirasi tetap penting agar isu-isu krusial dalam dunia musik bisa mendapat perhatian serius dari para pembuat kebijakan.

sumber artikel: www.ibommapro.com